Sertifikasi Sertifikasi BNSP · Mining
POP Pertambangan — persyaratan wajib bagi pengawas lapangan pertambangan di Indonesia sesuai Keputusan Menteri ESDM. Mencakup keselamatan operasional, regulasi tambang, dan pengaw…
Program
Pelatihan Pengawas Operasional Pertama (POP) Pertambangan Sertifikasi BNSP Online mempersiapkan calon pengawas tambang untuk memenuhi kompetensi kepengawasan tingkat pertama di sektor pertambangan mineral dan batubara, mencakup aspek keselamatan pertambangan (K3 pertambangan) dan pengawasan operasional harian di lapangan.
Format online memungkinkan calon pengawas dari berbagai lokasi tambang di Indonesia mengikuti pembekalan teori secara fleksibel sebelum melanjutkan ke tahap uji kompetensi sesuai skema BNSP.
Pelatihan ini ditujukan bagi calon pengawas tambang, foreman, supervisor lapangan, serta tenaga kerja tambang yang akan naik jenjang menjadi pengawas operasional pertama.
Mengacu pada Kepmen ESDM terkait Keselamatan Pertambangan Mineral dan Batubara, serta skema kompetensi BNSP untuk jenjang Pengawas Operasional Pertama (POP).
Sertifikasi POP menjadi syarat wajib untuk menduduki posisi pengawas tingkat pertama di perusahaan tambang, menjadi jenjang karier penting sebelum naik ke level Pengawas Operasional Madya (POM) dan Pengawas Operasional Utama (POU).
POP merupakan jenjang pengawas tingkat pertama, POM tingkat madya, dan POU tingkat utama, dengan cakupan tanggung jawab dan kompleksitas pengawasan yang meningkat pada setiap jenjangnya.
Pelatihan online mencakup pembekalan teori; peserta tetap mengikuti proses uji kompetensi sesuai ketentuan skema yang berlaku untuk mendapatkan sertifikat resmi.
Hubungi tim kami melalui WhatsApp untuk mendapatkan informasi jadwal, biaya, dan konsultasi pelatihan terbaru.
Wujudkan langkah karier Anda sebagai pengawas tambang bersertifikat. Hubungi tim kami melalui WhatsApp untuk mendapatkan informasi jadwal, biaya, dan konsultasi pelatihan terbaru.
Ringkasan
| Kategori | Mining |
|---|---|
| Mode | Online |
| Sertifikasi | Sertifikasi BNSP |
| Durasi | 4 Hari |
| Harga | Rp 6.500.000 / orang |
| Pendaftaran | Via WhatsApp |
FAQ
Sertifikasi Kemnaker diterbitkan melalui lembaga pelatihan yang ditunjuk Kementerian Ketenagakerjaan RI, umumnya berupa Sertifikat Kompetensi K3 disertai SKP (Surat Keputusan Penunjukan) untuk profesi tertentu seperti Ahli K3 Umum. Sertifikasi BNSP diterbitkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) berlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi, mengacu pada skema SKKNI. Keduanya sah dan diakui secara nasional — banyak perusahaan atau dokumen tender mensyaratkan salah satu secara spesifik, jadi sebaiknya dicek dulu sebelum memilih jalur sertifikasi.
SKP (Surat Keputusan Penunjukan) dan sertifikat kompetensi K3 dari Kemnaker umumnya berlaku 3 tahun sejak tanggal diterbitkan, dan dapat diperpanjang sebelum masa berlaku habis. Sertifikat BNSP mengikuti masa berlaku skema sertifikasi terkait, pada umumnya juga 3 tahun. Kami membantu proses perpanjangan — hubungi tim kami untuk detail dokumen yang diperlukan.
Sertifikat Kemnaker dapat dicek melalui sistem informasi resmi Kementerian Ketenagakerjaan, sedangkan sertifikat BNSP diverifikasi melalui portal resmi LSP penerbit. Wahana Totalita juga menyediakan halaman verifikasi sertifikat di /verifikasi/ khusus untuk alumni pelatihan kami.
Pendaftaran dilakukan via WhatsApp — tim kami mengirimkan info jadwal terdekat, syarat peserta, dan rincian biaya. Setelah konfirmasi, peserta mengisi formulir pendaftaran dan melakukan pembayaran sesuai instruksi yang diberikan.
Ya. Sertifikat Kemnaker maupun BNSP yang diterbitkan lembaga terakreditasi berlaku secara nasional dan lazim digunakan sebagai syarat teknis dalam tender pemerintah maupun proyek BUMN/swasta di seluruh Indonesia.
Baca Juga
Hubungi tim kami via WhatsApp untuk informasi jadwal, syarat pendaftaran, dan penawaran khusus perusahaan.