Sertifikasi Sertifikasi KEMNAKER RI · K3

Pelatihan K3 Operator Welder Kelas 3 | Sertifikasi KEMNAKER RI

Pemahaman tentang pengelasan yang aman sangat penting terutama ditujukan bagi juru las. Kompetensi untuk Sertifikasi Welder berdasarkan Permenaketrans No:PER.02/MEN/1982 tentang k…

6 Hari Online & Offline K3
Investasi Rp 15.000.000 Sertifikasi KEMNAKER RI

Program

Deskripsi Program

Pemahaman tentang pengelasan yang aman sangat penting terutama ditujukan bagi juru las. Kompetensi untuk Sertifikasi Welder berdasarkan Permenaketrans No:PER.02/MEN/1982 tentang kualifikasi juru las di tempat kerja yang meliputi keterampilan pengelasan sambungan las tumpul dengan proses las busur listrik, las busur submerged, las gas busur listrik tungtern, las karbit atau kombinasi dari proses las tersebut yang dilakukan dengan tangan (manual), otomatis atau kombinasi. Pelatihan ini ditujukan bagi juru las agar supaya dapat melakukan pengelasan dengan aman. Pemahaman tentang pengelasan yang aman sangat penting terutama ditujukan bagi juru las kelas III, Kelas I dan Kelas 1.
______________________________________________________________________
#Syarat Peserta :
1. Ijazah Terakhir (Min. SLTA)
2. Kartu Tanda Penduduk
3. Surat Keterangan Bekerja
4. Surat Keterangan Sehat
5. Pakta Integritas atau Surat Keterangan Bersedia Mengikuti Training
6. Foto Formal Latar Merah

Fondasi Keselamatan Sebelum Menguasai Teknik Las

Pemahaman tentang pengelasan yang aman sangat penting mengingat proses las melibatkan panas ekstrem, percikan api, asap logam, dan radiasi cahaya yang dapat merusak mata bila tidak dilindungi dengan benar. Kelas 3 adalah jenjang dasar yang mempersiapkan calon welder dengan fondasi keselamatan kerja sebelum mendalami teknik pengelasan tingkat lanjut, memastikan kebiasaan kerja aman terbentuk sejak awal karier.

Dasar Hukum dan Acuan Regulasi

Landasan keselamatan kerja bersumber dari Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja, yang mewajibkan pengendalian bahaya pada pekerjaan yang melibatkan panas, api, dan bahan mudah terbakar. Pekerjaan pengelasan sebagai bagian dari pekerjaan panas (hot work) juga tunduk pada ketentuan izin kerja panas yang berlaku di banyak fasilitas industri sebagai bagian dari sistem manajemen keselamatan internal.

Siapa yang Membutuhkan Sertifikasi Ini

  • Welder pemula di industri manufaktur dan konstruksi
  • Teknisi yang baru memulai karier di bidang pengelasan
  • Perusahaan yang membutuhkan tenaga las dengan fondasi keselamatan kerja yang kuat

Kompetensi yang Dibangun dalam Pelatihan

  • Kebijakan dan dasar-dasar keselamatan kerja pengelasan
  • Peraturan perundangan terkait pekerjaan panas dan pengelasan
  • Bahaya pengelasan: percikan api, asap logam, radiasi, dan sengatan listrik
  • Alat pelindung diri khusus pengelasan: kedok las, sarung tangan, dan pakaian tahan api
  • Teknik pengelasan dasar pada posisi dan material umum
  • Prosedur kerja aman di area kerja panas
  • Pemeriksaan area kerja sebelum dan sesudah pengelasan untuk mencegah kebakaran

Persyaratan dan Proses Sertifikasi

Peserta umumnya adalah calon welder tanpa pengalaman sebelumnya karena program ini dirancang sebagai jenjang pemula. Proses meliputi pembekalan teori, praktik pengelasan dasar, dan ujian sesuai prosedur Kemnaker RI. Peserta yang lulus memperoleh lisensi K3 Operator Welder Kelas 3.

Manfaat bagi Karier dan Organisasi

Sertifikasi welder Kelas 3 adalah titik masuk standar bagi tenaga las yang ingin bekerja di proyek industri dengan persyaratan sertifikasi K3. Bagi individu, sertifikasi ini menjadi dasar untuk melanjutkan ke jenjang welder yang lebih tinggi dengan cakupan pekerjaan dan penghasilan yang lebih besar.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah sertifikasi ini sudah cukup untuk bekerja di proyek besar?

Kelas 3 merupakan jenjang dasar yang cocok untuk pekerjaan pengelasan standar. Proyek dengan spesifikasi teknis lebih tinggi umumnya mensyaratkan sertifikasi welder jenjang lanjut seperti Kelas 1.

Apa perbedaan lisensi K3 welder dengan sertifikat kompetensi las BNSP?

Lisensi K3 dari Kemnaker menekankan aspek keselamatan kerja pengelasan, sementara sertifikasi kompetensi las BNSP menilai kemampuan teknis pengelasan sesuai standar mutu tertentu. Keduanya saling melengkapi.

Apakah pelatihan ini mencakup semua jenis las?

Materi berfokus pada teknik pengelasan dasar yang umum digunakan, dengan penekanan pada aspek keselamatan kerja yang berlaku pada hampir semua jenis proses pengelasan.

Kurikulum

Materi Pelatihan

  • 01Kebijakan dan dasar-dasar K3
  • 02Peraturan Perundang-Undangan K3
  • 03Pengetahuan Bahan
  • 04Pengenalan Teknolgi Pengelasan
  • 05Pengetahuan Pengelasan Busur (SMAW/GMAW/GTAW/FCAW)
  • 06Teknik Pengelasan
  • 07Cacat-cacat las, pencegahan dan perbaikan
  • 08Sebab-sebab kecelakaan dan pencegahannya
  • 09Praktek Pengelasan
  • 10Evaluasi Teori
  • 11Evaluasi Praktek

Ringkasan

Informasi Pelatihan

KategoriK3
ModeOnline & Offline
SertifikasiSertifikasi KEMNAKER RI
Durasi6 Hari
HargaRp 15.000.000 / orang
PendaftaranVia WhatsApp

FAQ

Pertanyaan Seputar Pelatihan K3 Operator Welder Kelas 3 | Sertifikasi KEMNAKER RI

Sertifikasi Kemnaker diterbitkan melalui lembaga pelatihan yang ditunjuk Kementerian Ketenagakerjaan RI, umumnya berupa Sertifikat Kompetensi K3 disertai SKP (Surat Keputusan Penunjukan) untuk profesi tertentu seperti Ahli K3 Umum. Sertifikasi BNSP diterbitkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) berlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi, mengacu pada skema SKKNI. Keduanya sah dan diakui secara nasional — banyak perusahaan atau dokumen tender mensyaratkan salah satu secara spesifik, jadi sebaiknya dicek dulu sebelum memilih jalur sertifikasi.

SKP (Surat Keputusan Penunjukan) dan sertifikat kompetensi K3 dari Kemnaker umumnya berlaku 3 tahun sejak tanggal diterbitkan, dan dapat diperpanjang sebelum masa berlaku habis. Sertifikat BNSP mengikuti masa berlaku skema sertifikasi terkait, pada umumnya juga 3 tahun. Kami membantu proses perpanjangan — hubungi tim kami untuk detail dokumen yang diperlukan.

Sertifikat Kemnaker dapat dicek melalui sistem informasi resmi Kementerian Ketenagakerjaan, sedangkan sertifikat BNSP diverifikasi melalui portal resmi LSP penerbit. Wahana Totalita juga menyediakan halaman verifikasi sertifikat di /verifikasi/ khusus untuk alumni pelatihan kami.

Pendaftaran dilakukan via WhatsApp — tim kami mengirimkan info jadwal terdekat, syarat peserta, dan rincian biaya. Setelah konfirmasi, peserta mengisi formulir pendaftaran dan melakukan pembayaran sesuai instruksi yang diberikan.

Ya. Sertifikat Kemnaker maupun BNSP yang diterbitkan lembaga terakreditasi berlaku secara nasional dan lazim digunakan sebagai syarat teknis dalam tender pemerintah maupun proyek BUMN/swasta di seluruh Indonesia.

Baca Juga

Artikel Seputar Topik Ini

Tertarik dengan program ini?

Hubungi tim kami via WhatsApp untuk informasi jadwal, syarat pendaftaran, dan penawaran khusus perusahaan.

Daftar via WhatsApp