Sertifikasi Sertifikasi KEMNAKER RI · K3

Pelatihan K3 Operator Welder Kelas 1 | Sertifikasi KEMNAKER RI

Pengelasan merupakan pekerjaan yang memiliki risiko tinggi seperti menghasilkan suara yang keras, dehidrasi karena lingkungan yang panas, sengatan listrik, cedera pada mata, posis…

3 Hari Online & Offline K3
Investasi Rp 22.000.000 Sertifikasi KEMNAKER RI

Program

Deskripsi Program

Pengelasan merupakan pekerjaan yang memiliki risiko tinggi seperti menghasilkan suara yang keras, dehidrasi karena lingkungan yang panas, sengatan listrik, cedera pada mata, posisi kerja yang tidak nyaman, kebakaran, dan ledakan. Pengelasan menghasilkan efek yang dapat mencemari lingkungan seperti debu, asap, dan polutan gas. Sehingga seorang Juru Las (Welder) memegang peranan penting dalam menggunakan las untuk mencegah terjadinya kecelakaan dan peledakan. Hal tersebut diatur di Permenaker No. 2 Tahun 1982 tentang Kualifikasi Juru Las di Tempat Kerja.
_______________________________________________________________________________________
#Syarat Peserta
1. Pendidikan minimal SLTA/sederajat atau memiliki pengalaman minimal 5 tahun dalam bidang terkait.
2. Scan KTP
3. Surat keterangan bekerja
4. Pas foto background merah
5. Surat pernyataan mengikuti pelatihan

Jenjang Lanjutan bagi Welder Berpengalaman

Pengelasan merupakan pekerjaan yang memiliki risiko tinggi terhadap kebakaran, ledakan, dan cedera fisik, dan risiko ini tidak berkurang seiring meningkatnya kompleksitas pekerjaan — justru sebaliknya. Kelas 1 adalah jenjang lanjutan yang menuntut penguasaan teknik pengelasan pada material dan posisi yang lebih menantang, disertai kedisiplinan keselamatan kerja yang lebih ketat dibanding jenjang dasar.

Dasar Hukum dan Acuan Regulasi

Landasan keselamatan kerja bersumber dari Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja. Pekerjaan pengelasan sebagai kategori pekerjaan panas tunduk pada sistem izin kerja panas yang diterapkan di fasilitas industri, mengingat risikonya terhadap kebakaran dan ledakan pada area dengan bahan mudah terbakar di sekitarnya.

Siapa yang Membutuhkan Sertifikasi Ini

  • Welder berpengalaman yang ingin naik jenjang sertifikasi dari Kelas 3
  • Teknisi las pada proyek dengan spesifikasi kualitas dan keselamatan tinggi
  • Perusahaan fabrikasi dan konstruksi yang membutuhkan welder jenjang lanjut

Kompetensi yang Dibangun dalam Pelatihan

  • Kebijakan dan dasar-dasar K3 pengelasan tingkat lanjut
  • Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 dan penerapannya pada pekerjaan panas
  • Teknik pengelasan tingkat lanjut pada berbagai posisi dan material
  • Identifikasi dan pengendalian bahaya spesifik pada pekerjaan las kompleks
  • Prosedur kerja aman untuk pengelasan di ruang terbatas dan area berisiko tinggi
  • Pemeriksaan hasil las dan standar mutu yang harus dipenuhi
  • Alat pelindung diri lanjutan untuk kondisi kerja yang lebih menantang
  • Prosedur tanggap darurat kebakaran akibat pekerjaan las

Persyaratan dan Proses Sertifikasi

Peserta umumnya adalah welder yang telah memiliki pengalaman dan sertifikasi jenjang sebelumnya. Proses meliputi pembekalan teori, praktik pengelasan tingkat lanjut, dan ujian sesuai prosedur Kemnaker RI. Peserta yang lulus memperoleh lisensi K3 Operator Welder Kelas 1.

Manfaat bagi Karier dan Organisasi

Sertifikasi Kelas 1 membuka peluang kerja pada proyek-proyek yang mensyaratkan welder dengan kompetensi dan lisensi K3 tingkat lanjut, termasuk proyek fabrikasi dan konstruksi berskala besar. Bagi perusahaan, welder bersertifikat jenjang lanjut memastikan pekerjaan pengelasan kompleks ditangani dengan standar keselamatan dan mutu yang memadai.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah harus memiliki sertifikat Kelas 3 terlebih dahulu?

Ketentuan jenjang mengikuti skema sertifikasi yang berlaku, dan umumnya pengalaman pada jenjang sebelumnya menjadi pertimbangan penting sebelum melanjutkan ke Kelas 1.

Apa yang membedakan Kelas 1 dari Kelas 3?

Kelas 1 menuntut penguasaan teknik pengelasan yang lebih kompleks, standar mutu yang lebih ketat, dan pemahaman keselamatan kerja untuk kondisi kerja yang lebih menantang dibanding Kelas 3.

Apakah lisensi ini berlaku untuk semua jenis proyek?

Lisensi K3 welder berlaku sebagai bukti kompetensi keselamatan kerja secara umum. Beberapa proyek dengan spesifikasi khusus mungkin mensyaratkan sertifikasi tambahan sesuai standar mutu pengelasan spesifik yang mereka terapkan.

Kurikulum

Materi Pelatihan

  • 01Kebijakan dan dasar-dasar K3
  • 02Undang-Undang No. 1 Tahun 1970
  • 03Permenaker No. 38 tahun 2016
  • 04Pengetahuan Dasar Mesin Produksi dan Perkakas
  • 05Dasar-Dasar Kelistrikan (Motor/Instalasi Listrik
  • 06Pengetahuan Bahan Berbahaya dan Beracun
  • 07Lingkungan Kerja dan Perlindungan
  • 08Lingkungan Kerja dan Perlindungan
  • 09Trouble Shooting
  • 10Sebab-Sebab Kecelakaan dan Penanganannya
  • 11Sistem Pengendalian dan Pengoperasian Aman
  • 12Pemeliharaan, Pemeriksaan, dan Pengujian
  • 13Lingkungan Kerja dan Pengendaliannya
  • 14Alat Kontrol Otomatis
  • 15Pengetahuan Job Safety Analysis
  • 16Ujian Teori
  • 17Ujian Praktik

Ringkasan

Informasi Pelatihan

KategoriK3
ModeOnline & Offline
SertifikasiSertifikasi KEMNAKER RI
Durasi3 Hari
HargaRp 22.000.000 / orang
PendaftaranVia WhatsApp

FAQ

Pertanyaan Seputar Pelatihan K3 Operator Welder Kelas 1 | Sertifikasi KEMNAKER RI

Sertifikasi Kemnaker diterbitkan melalui lembaga pelatihan yang ditunjuk Kementerian Ketenagakerjaan RI, umumnya berupa Sertifikat Kompetensi K3 disertai SKP (Surat Keputusan Penunjukan) untuk profesi tertentu seperti Ahli K3 Umum. Sertifikasi BNSP diterbitkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) berlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi, mengacu pada skema SKKNI. Keduanya sah dan diakui secara nasional — banyak perusahaan atau dokumen tender mensyaratkan salah satu secara spesifik, jadi sebaiknya dicek dulu sebelum memilih jalur sertifikasi.

SKP (Surat Keputusan Penunjukan) dan sertifikat kompetensi K3 dari Kemnaker umumnya berlaku 3 tahun sejak tanggal diterbitkan, dan dapat diperpanjang sebelum masa berlaku habis. Sertifikat BNSP mengikuti masa berlaku skema sertifikasi terkait, pada umumnya juga 3 tahun. Kami membantu proses perpanjangan — hubungi tim kami untuk detail dokumen yang diperlukan.

Sertifikat Kemnaker dapat dicek melalui sistem informasi resmi Kementerian Ketenagakerjaan, sedangkan sertifikat BNSP diverifikasi melalui portal resmi LSP penerbit. Wahana Totalita juga menyediakan halaman verifikasi sertifikat di /verifikasi/ khusus untuk alumni pelatihan kami.

Pendaftaran dilakukan via WhatsApp — tim kami mengirimkan info jadwal terdekat, syarat peserta, dan rincian biaya. Setelah konfirmasi, peserta mengisi formulir pendaftaran dan melakukan pembayaran sesuai instruksi yang diberikan.

Ya. Sertifikat Kemnaker maupun BNSP yang diterbitkan lembaga terakreditasi berlaku secara nasional dan lazim digunakan sebagai syarat teknis dalam tender pemerintah maupun proyek BUMN/swasta di seluruh Indonesia.

Baca Juga

Artikel Seputar Topik Ini

Tertarik dengan program ini?

Hubungi tim kami via WhatsApp untuk informasi jadwal, syarat pendaftaran, dan penawaran khusus perusahaan.

Daftar via WhatsApp