Sertifikasi Sertifikasi BNSP · K3
Training Hazard and Operability Studies (HAZOPS) Sertifikasi BNSP adalah program pelatihan kompetensi yang dirancang untuk membekali peserta dengan kemampuan sistematis dalam meng…
Program
HAZOPS adalah metodologi sistematis untuk mengidentifikasi potensi bahaya, risiko operasional, serta penyimpangan proses di lingkungan kerja industri, khususnya pada fasilitas dengan proses produksi kompleks seperti migas, kimia, dan manufaktur.
Pelatihan ini relevan bagi profesional di bidang K3, proses, engineering, dan manajemen risiko yang ingin meningkatkan keahlian analisis bahaya secara terstruktur, akurat, dan sesuai standar industri.
Terdapat dua jalur syarat: (1) pendidikan D3 dengan surat pengalaman kerja minimal 3 tahun di bidang K3, atau (2) pendidikan D4/S1 dengan surat pengalaman kerja minimal 1 tahun di bidang K3. Bagi yang belum memiliki pengalaman kerja dengan pendidikan minimal D4/S1, disyaratkan melampirkan sertifikat pelatihan berbasis kompetensi HAZOPS.
Pas foto ukuran 3x4 cm sebanyak 4 lembar dengan background merah, fotokopi KTP/Paspor/KITAS, Curriculum Vitae, dan fotokopi/scan ijazah terakhir.
Pelatihan berlangsung 3 hari secara online.
Materi mencakup perancangan strategi pengendalian risiko K3 di tempat kerja, pengukuran faktor bahaya di tempat kerja, penerapan manajemen risiko K3, hingga metodologi Hazard and Operability Studies (HAZOPs) itu sendiri.
Ya, sertifikasi diterbitkan oleh BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) dan berlaku diakui secara nasional di seluruh Indonesia.
Untuk informasi harga terbaru, silakan hubungi tim kami langsung via WhatsApp.
Pendaftaran dilakukan melalui WhatsApp. Tim kami akan membantu proses pendaftaran, jadwal terdekat, serta kelengkapan dokumen sesuai jalur pendidikan/pengalaman Anda.
Kurikulum
Ringkasan
| Kategori | K3 |
|---|---|
| Mode | Online |
| Sertifikasi | Sertifikasi BNSP |
| Durasi | 4 Hari |
| Harga | Rp 7.000.000 / orang |
| Pendaftaran | Via WhatsApp |
FAQ
Sertifikasi Kemnaker diterbitkan melalui lembaga pelatihan yang ditunjuk Kementerian Ketenagakerjaan RI, umumnya berupa Sertifikat Kompetensi K3 disertai SKP (Surat Keputusan Penunjukan) untuk profesi tertentu seperti Ahli K3 Umum. Sertifikasi BNSP diterbitkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) berlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi, mengacu pada skema SKKNI. Keduanya sah dan diakui secara nasional — banyak perusahaan atau dokumen tender mensyaratkan salah satu secara spesifik, jadi sebaiknya dicek dulu sebelum memilih jalur sertifikasi.
SKP (Surat Keputusan Penunjukan) dan sertifikat kompetensi K3 dari Kemnaker umumnya berlaku 3 tahun sejak tanggal diterbitkan, dan dapat diperpanjang sebelum masa berlaku habis. Sertifikat BNSP mengikuti masa berlaku skema sertifikasi terkait, pada umumnya juga 3 tahun. Kami membantu proses perpanjangan — hubungi tim kami untuk detail dokumen yang diperlukan.
Sertifikat Kemnaker dapat dicek melalui sistem informasi resmi Kementerian Ketenagakerjaan, sedangkan sertifikat BNSP diverifikasi melalui portal resmi LSP penerbit. Wahana Totalita juga menyediakan halaman verifikasi sertifikat di /verifikasi/ khusus untuk alumni pelatihan kami.
Pendaftaran dilakukan via WhatsApp — tim kami mengirimkan info jadwal terdekat, syarat peserta, dan rincian biaya. Setelah konfirmasi, peserta mengisi formulir pendaftaran dan melakukan pembayaran sesuai instruksi yang diberikan.
Ya. Sertifikat Kemnaker maupun BNSP yang diterbitkan lembaga terakreditasi berlaku secara nasional dan lazim digunakan sebagai syarat teknis dalam tender pemerintah maupun proyek BUMN/swasta di seluruh Indonesia.
Baca Juga
Hubungi tim kami via WhatsApp untuk informasi jadwal, syarat pendaftaran, dan penawaran khusus perusahaan.