📊 Data Insiden

PerusahaanPT Moya Indonesia

🔍 Penyebab Insiden

Potensi akar penyebabnya adalah kegagalan dalam penerapan prosedur K3 yang memadai, baik dari sisi kondisi tidak aman (unsafe condition) di tempat kerja maupun tindakan tidak aman (unsafe act) dari pekerja yang mungkin disebabkan oleh kurangnya pelatihan atau pengawasan. Kegagalan sistem manajemen K3 dalam mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mengendalikan risiko juga menjadi kemungkinan.

🛡️ Langkah Pencegahan

- Melakukan audit K3 secara berkala untuk mengidentifikasi potensi bahaya.
- Meningkatkan pelatihan K3 bagi seluruh pekerja, termasuk prosedur kerja aman dan tanggap darurat.
- Memastikan ketersediaan dan pemeliharaan alat pelindung diri (APD) yang sesuai.
- Melakukan tinjauan dan perbaikan berkelanjutan terhadap Sistem Manajemen K3 (SMK3).
- Memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan prosedur K3 di lapangan.

Artikel ini melaporkan permintaan dari Said Iqbal, Presiden Partai Buruh dan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), kepada PT Moya Indonesia untuk berkomitmen memperbaiki penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Permintaan ini muncul sebagai respons terhadap terjadinya kasus kematian akibat kecelakaan kerja di perusahaan tersebut. Said Iqbal menekankan pentingnya agar kasus serupa tidak terulang kembali. Meskipun detail spesifik mengenai kronologi kecelakaan, jumlah korban jiwa atau luka tidak disebutkan dalam artikel, fokus utama adalah pada tuntutan perbaikan sistem K3 di PT Moya Indonesia. Konteks industri jasa dan teknologi informasi, di mana PT Moya Indonesia beroperasi, seringkali memiliki risiko tersendiri yang perlu dikelola dengan baik melalui penerapan standar K3 yang ketat. Insiden ini menyoroti adanya dugaan kelalaian atau kegagalan dalam implementasi K3 yang berujung pada hilangnya nyawa pekerja, sehingga memerlukan tindakan korektif segera dari pihak manajemen perusahaan.
📰 Sumber: news.google.com

Cegah insiden serupa dengan pelatihan K3 bersertifikat

📅 Lihat Jadwal Pelatihan 📄 Download Template JSA