Alat Pelindung Diri (APD) sering dianggap sebagai solusi utama keselamatan kerja di proyek konstruksi, padahal APD seharusnya menjadi lapisan pertahanan terakhir setelah pengendalian teknik dan administratif. Namun karena sifat proyek konstruksi yang dinamis, pemilihan dan pengelolaan APD tetap menjadi hal krusial yang sering luput dari perhatian.